Trump cabut ancaman ke Greenland setelah framework kesepakatan masa depan soal strategi kawasan Arktik berhasil disepakati bersama Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, dalam pertemuan di Davos, Swiss.
Ancaman Tarif dan Ketegangan Transatlantik
Ancaman ini membuat respons keras dari Uni Eropa hingga potensi gangguan hubungan perdagangan transatlantik.
Kesepakatan dengan NATO: Meredakan Krisis
Dalam pertemuan di World Economic Forum di Davos, Trump dan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengumumkan bahwa mereka telah menyusun kerangka kerja kesepakatan masa depan tentang Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas. Trump kemudian menyatakan bahwa, berdasarkan kesepakatan tersebut, ancaman tarif yang dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari dibatalkan.
Reaksi Sekutu dan Tantangan Selanjutnya
Meskipun ancaman tarif dicabut, sejumlah negara Eropa tetap menekankan pentingnya menghormati kedaulatan Denmark atas Greenland dan tidak ingin terlibat dalam negosiasi yang mengabaikan suara lokal.
Implikasi Global
Pembatalan ancaman tarif dan pembentukan kerangka kesepakatan dianggap sebagai langkah penting untuk meredakan salah satu krisis transatlantik paling tajam dalam beberapa dekade.
Kesimpulan
Langkah Trump cabut ancaman ke Greenland menunjukkan bagaimana tekanan geopolitik besar-besaran dapat berubah setelah perundingan tingkat tinggi dengan sekutu strategis seperti NATO.
Baca juga : Trump Ancam Naikkan Tarif Tinggi Bagi Negara yang Kirim Minyak ke Kuba












